CheonMyeongDang

Weton Jodoh: Cek Kecocokan Pasangan vs Gunghap Saju Korea

WETON JODOH neptu berdua · sisa bagi 8 GUNGHAP 궁합 · 2 bagan Saju VS
Lihat kecocokan pasangan ala Saju — $7.99 →
Jawaban singkat: Weton jodoh menjumlahkan neptu weton (nilai hari + nilai pasaran) kedua pasangan, lalu membagi totalnya dengan 8 — sisanya menunjuk satu dari 8 kategori: Pegat, Ratu, Jodoh, Topo, Tinari, Padu, Sujanan, atau Pesthi. Gunghap (궁합) Saju Korea tidak menjumlahkan satu angka tunggal — ia membandingkan Day Master dan keseimbangan Lima Elemen dari kedua bagan Empat Pilar untuk melihat elemen mana yang saling melengkapi atau berbenturan.
Lihat bagan Saju gratis →
Analisis Empat Pilar akurat · Pembayaran aman · Hasil instan

Jika Anda sudah mengecek weton jodoh, begini cara gunghap (궁합) Saju Korea membaca kecocokan pasangan dari data lahir yang sama dengan logika berbeda.

Cheonmyeongdang · 2026-09-28

Bagaimana cara menghitung weton jodoh?

Setiap hari (Senin–Minggu) dan setiap pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) punya nilai neptu sendiri. Untuk cek kecocokan, neptu weton Anda dan neptu weton pasangan dijumlahkan menjadi satu angka total.

Angka total itu dibagi 8. Sisa pembagian menunjuk salah satu dari 8 kategori tradisional: Pegat (sisa 1), Ratu (sisa 2), Jodoh (sisa 3), Topo (sisa 4), Tinari (sisa 5), Padu (sisa 6), Sujanan (sisa 7), dan Pesthi (habis dibagi/sisa 8). Primbon menafsirkan tiap kategori berbeda — misalnya Ratu dan Pesthi umumnya dibaca rukun, sedangkan Padu dan Sujanan dibaca perlu usaha ekstra menjaga keharmonisan.

Bagaimana gunghap (궁합) Saju Korea berbeda?

Gunghap (궁합, 宮合) adalah istilah Korea untuk kecocokan pasangan dalam Saju. Alih-alih menjumlahkan satu angka neptu, gunghap membandingkan Day Master (일간, 日干) dan keseimbangan Lima Elemen dari kedua bagan Empat Pilar secara terpisah, lalu melihat bagaimana kedua pola elemen itu berinteraksi — apakah saling mengisi kekurangan, atau elemen yang sama-sama berlebih.

Tahun
연주 年柱
Garis keturunan, akar
Bulan
월주 月柱
Lingkungan, karier
Hari
일주 日柱
Diri sendiri, pasangan
Jam
시주 時柱
Masa tua, cita-cita

Karena gunghap membaca dua bagan penuh (bukan satu angka jumlah), hasilnya bukan kategori tunggal seperti Pegat/Jodoh/Pesthi, melainkan gambaran elemen mana yang perlu diseimbangkan antara kedua orang.

Lima Elemen dalam gunghap Saju

Bacaan gunghap melihat elemen mana yang kuat atau lemah pada tiap bagan: Kayu, Api, Tanah, Logam, Air (오행, 五行). Pasangan dengan elemen yang saling melengkapi — misalnya satu orang kekurangan Air dan pasangannya kuat di Air — sering dibaca sebagai kombinasi yang saling menyeimbangkan.

Kayu 목 · 木
Pertumbuhan, visi
Api 화 · 火
Semangat, ekspresi
Tanah 토 · 土
Stabilitas, kepercayaan
Logam 금 · 金
Disiplin, ketegasan
Air 수 · 水
Kebijaksanaan, adaptasi

Weton Jodoh vs Gunghap Saju — tabel perbandingan

 Weton Jodoh (Primbon)Gunghap Saju Korea
Cara hitungJumlah neptu A + neptu B, dibagi 8Bandingkan Day Master & Lima Elemen 2 bagan
Hasil1 dari 8 kategori (Pegat…Pesthi)Pola keseimbangan elemen, bukan kategori tunggal
Data dibutuhkanTanggal lahir dua orang (untuk weton)Tanggal lahir dua orang; jam menyempurnakan bagan
Asal tradisiBudaya Jawa, IndonesiaTradisi Korea, ratusan tahun

Keduanya membaca kecocokan dari data lahir, tapi weton jodoh menjumlahkan satu angka lalu mencari sisa bagi 8, sedangkan gunghap Saju membandingkan dua bagan Empat Pilar secara elemen-demi-elemen. CheonMyeongDang berfokus pada gunghap Saju Korea, bukan Primbon Jawa.

Coba sendiri — alat Saju gratis

Cara paling jelas memahami gunghap adalah melihat bagan Anda sendiri lebih dulu. Alat ini gratis, hasil instan, tanpa perlu daftar akun.

Lihat kecocokan pasangan lengkap ala Saju

Alat gratis hanya menampilkan bagan satu orang. Bacaan kecocokan (gunghap) lengkap membandingkan Day Master dan Lima Elemen kedua bagan sekaligus, berdasarkan data kelahiran Anda berdua.

Lihat bacaan kecocokan lengkap →

Panduan ini bersifat edukatif dan untuk refleksi diri. Saju menggambarkan kecenderungan alami menurut interpretasi tradisional, bukan hasil yang pasti, dan bukan pengganti nasihat profesional atau konseling hubungan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu weton jodoh?

Weton jodoh adalah cara tradisi Jawa mengecek kecocokan pasangan dengan menjumlahkan neptu weton kedua orang (neptu hari + neptu pasaran masing-masing), lalu membagi total itu dengan 8. Sisa pembagian menunjuk salah satu dari 8 kategori: Pegat, Ratu, Jodoh, Topo, Tinari, Padu, Sujanan, atau Pesthi.

Apakah weton jodoh sama dengan gunghap Saju?

Tidak. Weton jodoh menjumlahkan dua angka neptu dan membaca sisa pembagi 8 lewat Primbon. Gunghap (궁합) Saju Korea membandingkan Day Master dan keseimbangan Lima Elemen dari kedua bagan Empat Pilar — melihat apakah elemen satu orang mengisi kekurangan elemen orang lain, bukan menjumlahkan satu angka tunggal.

Apakah hasil Pesthi selalu berarti cocok?

Pesthi umumnya ditafsirkan sebagai kategori yang stabil dan rukun dalam Primbon, tapi seperti hasil Ratu, Jodoh, dan Topo, ini adalah satu lapisan tradisional dari banyak pertimbangan — bukan jaminan tunggal. Sujanan dan Padu ditafsirkan lebih menantang, sering diartikan perlu usaha ekstra menjaga keharmonisan, bukan larangan mutlak.

Apakah CheonMyeongDang menghitung weton jodoh?

CheonMyeongDang berfokus pada Saju (Empat Pilar) Korea dan gunghap ala Saju, bukan Primbon Jawa. Jika Anda sudah mengecek weton jodoh, gunghap Saju adalah cara lain membaca kecocokan pasangan yang sama dari sudut pandang Lima Elemen dan Day Master.

Data apa yang dibutuhkan untuk gunghap Saju?

Gunghap Saju butuh tanggal lahir (tahun, bulan, tanggal) kedua orang untuk Day Master dan Lima Elemen masing-masing; jam lahir menambah pilar keempat dan menyempurnakan bacaan, tapi 3 dari 4 pilar tetap bisa dibaca tanpa jam lahir.